Senin, 12 Desember 2011

WHO AM I

Who am I ? iya siapa saya? ketika ada yang bertanya siapa saya maka secara otomatis saya akan menjawab “saya yah Ade:) simple toh? “simple or stupid” kata hati nurani saya ikut nimbrung :) tapi Ade kan didunia ini banyak banget yah, ada Ade tukang siomay, tukang gado gado, Ade yang guru, Ade pemulung dan Ade Ade yang lain, jadi saya Ade yang mana? jawaban ini sama sekali tidak menunjukan siapa saya, ehmmm mikir, then who am I? lalu pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana saya bisa mengenal pencipta saya, bagaimana bisa mencintai diri saya kalau siapa saya saja saya tidak tahu, kata orang tak kenal maka tak
cinta
sayang, baiklah, mari merenung sejenak sekedar memikirkan siapa saya? :)
Saya adalah manusia yang berasal dari setetes airmani yang hina, membaca kalimat ini terasa bahwa saya bukan siapa siapa dan bukan apa apa, kemudian ALLAH meniupkan ruh kedalam jasad saya dan menjadikan saya hidup, tanpa ruh maka jasad saya hanya gumpalan kehinaan, dari sini maka saya sadari bahwa saya terdiri atas dua unsur, raga dan jiwa, kira kira begitu dulu. Iya benar ada hidung, mata, alis, bibir, sempurna nampaknya namun jika raga ini tanpa jiwa, akan layu dan mati… artinya benar saya terdiri dari raga dan jiwa, hebatnya ALLAH, subhanallah :) artinya dengan mengenal diri, sekarang saya sudah menjadi orang yang tahu diri, kalau hidung agak besar dan pipi agak cabi yah tahu diri lah tak usah dioperasi biar mancung, kan ini bagian dari syukur, kalau diubah nanti ALLAH marah, sudah diberi bagus begini, pas lah pokoknya :)
Kemudian untuk apa ALLAH menciptakan raga dan jiwa saya ini, pasti ada tujuannya dong, masa asal dicipta terus sudah gitu, nanti jadi barang rongsokan dong, iya untuk apa? masa hidup hanya raga dan tidak pakai rasa, hambar dong, harus ada napsu dan iman yang mengisi relung hati agar hidup tak hambar.
Dan didalam hati ada dua ruang atau dua sisi atau dua wadah, pertama wadah kebaikan biasa disebut dengan QOLBUN SALIM yang di dalamnya ada NUR ILAHI, tempat bersemayam kebenaran, ketenangan (Nafsul Mutmainah) dan dikendalikan oleh para malaikatnya ALLAH dan biasa disebut dengan hati yang paling dalam atau hati NURANI. Disisi lain ada Nafsu Jahat yang akan dikendalikan oleh sang Iblis yaitu nafsu untuk melakukan yang enak enak tidak pada tempatnya, melakukan kejahatan dan semua yang merusak.
Ini yang membuat saya hidup karena didalam diri saya ada dua sisi yang harus saya tata dengan iman, dan tugas saya adalah menjauhkan yang buruk dan mengisi dengan kebaikan, agar selamat dunia akhirat inilah saya ! !
Ehmmm… sampai disini saya mulai mengerti bahwa hidup ini berat, ah tidak juga karena saya dan tugas saya adalah menjalankan takdir, karena DIA yang memberi saya ujian adalah DIA yang akan memberikan jalan keluar, DIA yang meletakan saya dikesempitan adalah DIA yang melapangkan hati saya, gak susah dong :) semua sudah digariskan oleh ALLAH, tugas saya hanya ridho atas ketentuan ketentuan ALLAH, ALLAH gak akan bikin saya susah pokoknya, karena ALLAH tidak pernah menguji diluar batas kemampuan saya, udah dijamin tuh :) .
Menyadari bahwa semua yang ada dalam diri saya terjadi karena ALLAH dan maka kesadaran selanjutnya adalah semua yang ada dalam tubuh saya bekerja karena izin ALLAH, mata saya tak dapat melihat tanpat ridho (izin ALLAH) telinga saya tak dapat mendenger jika ALLAH tak ridho, jantung saya tak berdetak ketika ALLAH menghendaki tak berdetak, dan berdetak hanya jika ALLAH izinkan, paru paru saya mampu menampung oksigen karena ALLAH ridho sang paru paru bekerja tanpa ridho atau izin ALLAH mustahil tuh paru paru saya mau bekerja
Demikian juga dengan kerja jiwa, semua rasa atas kehendak ALLAH, patah hati atas izin ALLAH kan ALLAH juga yang akan beri pengganti, diberi penyakit juga atas ridho dan izin ALLAH kan hanya ALLAH yang mampu mengangkat penyakit ini, jika semua atas terjadi karena izin ALLAH maka dibutuhkan kesadaran bahwa ALLAH tidak pernah mendzalimi hambaNYA, DIA hanya memberikan yang terbaik.
Artinya siapa saya? saya adalah milik ALLAH yang tiada daya dan upaya tanpa kehendak ALLAH …
Kalau begitu maksiat juga atas izin ALLAH dong De?” Oooppss another stupid question :P kita punya napsu itu betul tapi jangan salah dan mencari kambing hitam atas ke-enakan yang kita tempatkan untuk memuaskan hawa nafsu, ingat bahwa mata, telinga, jantung, dan semua indra dalam raga adalah hanya alat, alat untuk menjalankan fungsi kita sebagai manusia yaitu “BERIBADAH” ingat loh semua yang dititipkan akan dikembalikan kepada pemiliknya dan ditanya pula “dipakai untuk apa saja tuh semua alat2 yang dipinjam tadi” mata dipakai untuk apa? telinga dipakai untuk apa? kelamin digunakan untuk apa? jika melenceng dari fungsi dan tujuan penitipan, artinya semua itu tidak digunakan untuk ibadah, kira kira marah gak yang nitipin? :) gak cuma marah, tapi pengen mentung kalau bisa :P
Nah jadi jelaslah siapa saya, untuk apa ALLAH menciptakan saya, mengapa saya ada dibumi ALLAH ini, dan raga yang indah ini untuk apa dan punya siapa, jiwa dan ruh ini untuk apa dan akan kemana berpulangnya, setelah tahu siapa saya maka saya tidak akan lagi hidup asal asalan karena takut sang pemilik jiwa saya akan marah karena saya tak berguna ditaruh dibumiNYA :)
Yuk, setelah tahu siapa kita, buatlah pemilik jiwa kita bangga sudah menciptakan kita tanpa sia sia, tak hanya jadi pengembara tanpa tujuan tapi jadilah hamba yang mampu membuat ALLAH bangga, karena kita berguna untuk ALLAH, agama ALLAH, dan manusia manusia setelah kita … :)

0 komentar:

Dí lo que piensas...